Skip to content

Muncul Bintik Putih di Mata? Waspada akan Penyakit Ini

muncul-bintik-putih-di-mata

Menemukan bintik putih di mata sering kali membuat panik, apalagi jika muncul tiba-tiba atau disertai rasa tidak nyaman. Sebagian orang menganggap kondisi ini sepele, padahal dalam beberapa kasus, bintik putih di mata bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan mata yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Bintik putih bisa muncul di berbagai area, mulai dari permukaan bola mata, kelopak mata bagian dalam, hingga berupa benjolan kecil yang terasa mengganjal. Kondisi ini dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa, dengan penyebab yang beragam, dari yang ringan hingga yang membutuhkan penanganan medis.

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa saja kemungkinan penyebab bintik putih di mata, termasuk bintik putih di kelopak mata bagian dalam dan benjolan putih di kelopak mata bagian dalam, serta kapan Anda perlu waspada dan memeriksakan diri ke dokter mata.

Baca Juga: Pantangan & Larangan Pasca Operasi Katarak, Wajib Dipatuhi

Apa Itu Bintik Putih di Mata?

apa-itu-bintik-putih-di-mata

Bintik putih di mata adalah perubahan warna atau benjolan kecil berwarna putih yang muncul di area mata. Bentuknya bisa datar atau menonjol, terasa lunak atau keras, dan bisa muncul dengan atau tanpa rasa nyeri.

Tidak semua bintik putih berbahaya. Namun, penting untuk mengetahui penyebabnya karena beberapa kondisi dapat berkembang menjadi masalah mata yang lebih serius jika dibiarkan tanpa penanganan.

Baca Juga: Penyebab Ablasi Retina dan Gejalanya, Kapan Harus ke Dokter?

Penyebab Bintik Putih di Mata

penyebab-bintik-putih-di-mata

Sebelum membahas penyebabnya, Anda perlu mengetahui bahwa lokasi munculnya bintik putih dapat memberikan petunjuk penting mengenai jenis gangguannya. Beberapa lokasi yang paling sering ditemukan bintik putih pada mata adalah permukaan bola mata, kelopak mata bagian luar, kelopak mata bagian dalam, dan sudut mata.

Bintik putih di kelopak mata bagian dalam dan benjolan putih di kelopak mata bagian dalam sering kali menimbulkan rasa mengganjal dan tidak nyaman saat berkedip.

Namun, apa sebenarnya penyebab dari kemunculan bintik putih pada mata? Berikut daftar penyebab umum dari bintik putih di mata.

1. Pinguekula

Pinguekula adalah benjolan kecil berwarna kuning keputihan yang muncul pada konjungtiva mata. Konjungtiva merupakan selaput bening yang melapisi bagian putih mata. Umumnya, pinguekula terbentuk di sisi dalam bola mata, dekat hidung, meski terkadang juga bisa muncul di sisi luar mata.

Kondisi ini cukup umum terjadi dan tidak berbahaya. Pinguekula terjadi akibat paparan lingkungan dalam jangka panjang, terutama sinar matahari. Benjolan ini mengandung endapan protein, lemk, dan kalsium. Pinguekula tidak dapat hilang dengan sendirinya dan dapat membesar seiring berjalannya waktu. Umumnya, pinguekula tidak menimbulkan masalah serius, namun pada beberapa kasus dapat menyebabkan iritasi mata.

Gejala pinguekula umumnya seperti benjolan atau jerawat kecil pada bola mata. Sebagian besar orang yang terkena pinguekula tidak merasa gejala yang berarti, namun mungkin sebagian orang merasakan sindrom mata kering.

Pinguekula sebenarnya tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, jika Anda merasa iritasi atau rasa tidak nyaman pada bola mata, segera periksakan diri ke dokter.

2. Ulkus Kornea

Ulkus kornea adalah luka terbuka yang terjadi pada kornea mata. Munculnya bintik putih pada kornea merupakan salah satu gejalanya. Kondisi ini dapat mengancam penglihatan dan termasuk kondisi darurat. Orang yang berisiko mengalami ulkus kornea, antara lain:

  • Orang yang menggunakan lensa kontak
  • Pernah terpapar virus herpes simplex (HSV)
  • Mengalami cedera pada mata
  • Sindrom mata kering

Umumnya, ulkus kornea terjadi akibat infeksi dan menyebabkan kerusakan pada kornea. Beberapa jenis kuman dapat menyebabkan infeksi pada kornea, antara lain:

  • Bakteri
  • Jamur (Furasium)
  • Parasit (Acanthamoeba)
  • Virus (Herpes simplex)

Selain infeksi, peradangan dan ulkus kornea juga dapat terjadi sebagai komplikasi dari penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis. Jika Anda merasakan adanya bintik putih pada mata dan cukup mengganggu, segera periksakan diri ke dokter spesialis mata untuk mendapatkan penanganan medis.

3. Katarak

Penyebab lain dari munculnya bintik putih di mata adalah katarak. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata menjadi keruh. Umumnya, katarak berkembang secara perlahan, mulai dari titik kecil hingga dapat menutupi lensa mata secara menyeluruh. 

Gejala katarak yang sangat terlihat adalah lensa mata yang berubah menjadi keruh kekuningan atau putih. Berbagai faktor dapat menyebabkan katarak, salah satunya adalah proses penuaan. 

4. Distrofi Kornea

Distrofi kornea adalah kondisi ketika terjadi penumpukan material di kornea yang dapat memengaruhi penglihatan. Terdapat banyak jenis distrofí kornea. Beberapa di antaranya dapat menyebabkan munculnya bercak buram, keruh, atau tampak seperti gelatin pada kornea. Selain itu, distrofi kornea juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada mata, mata menjadi berair, rasa sakit, hingga mengganggu penglihatan.

Distrofi kornea umumnya berkembang secara perlahan dan dapat menyerang kedua mata. Kondisi ini juga sering kali diturunkan secara genetik.

5. Penyakit Coats

Penyakit Coats adalah kondisi langka yang menyerang retina mata. Pada penyakit coats, pembuluh darah retina tidak berkembang secara normal. Akibatnya, muncul bintik putih pada pupil, yang terlihat terutama pada siang hari atau saat terkena cahaya. 

Penyakit coats biasanya hanya menyerang satu mata, namun dalam kasus yang sangat jarang penyakit ini dapat menyerang kedua mata. Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab pasti dari penyakit coats.

6. Retinoblastoma

Retinoblastoma merupakan jenis kanker mata langka yang diawali dengan gejala pada retina. Penyakit ini disebabkan oleh mutasi genetik pada sel retina. Mutasi ini biasanya terjadi secara spontan atau diturunkan dari keluarga.

Meski retinoblastoma dapat terjadi pada orang dewasa, kondisi ini paling sering ditemukan pada anak-anak. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata. Salah satu gejala yang paling umum dari retinoblastoma adalah adanya lingkaran putih pada pupil, terutama saat mata disinari cahaya.

Apakah Bintik Putih di Mata Berbahaya?

apakah-bintik-putih-di-mata-berbahaya

Tidak semua bintik putih di mata berbahaya. Namun, ada beberapa kondisi yang tidak boleh diabaikan, terutama jika:

  • Ukuran bintik semakin membesar
  • Disertai nyeri hebat
  • Mengganggu penglihatan
  • Tidak membaik dengan perawatan sederhana

Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan oleh dokter mata sangat diperlukan untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Kapan Harus ke Dokter Mata?

Saat muncul bintik putih di mata, mungkin ada rasa khawatir dalam diri. Segera periksakan mata Anda ke dokter jika:

  • Bintik putih di mata tidak hilang dalam 1-2 minggu
  • Benjolan terasa nyeri dan membesar
  • Terjadi gangguan penglihatan
  • Mata merah dan sangat perih

Di Klinik IEC Eye Care, Anda bisa mendapatkan pemeriksaan mata menyeluruh dengan teknologi modern dan ditangani oleh dokter spesialis mata berpengalaman.

Baca Juga: Ciri-ciri Retina Mata Bermasalah, Tidak Boleh Diabaikan

Munculnya bintik putih di mata, termasuk bintik putih di kelopak mata bagian dalam dan benjolan putih di kelopak mata bagian dalam, bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan penanganan medis.

Mengenali gejala sejak dini dan tidak menunda pemeriksaan adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mata. Jika Anda ragu atau merasa tidak nyaman, lakukan konsultasi ke dokter spesialis mata di klinik IEC Eye Care untuk memastikan kesehatan penglihatan Anda tetap optimal.

Referensi:

Medical News Today. 2025. What Cases a White Spot on The Eyeball?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323326#causes

×