Skip to content

Apakah Metode SILK Elita Bisa untuk Mata Minus Tinggi?

Jika Anda memiliki minus tinggi, kemungkinan besar Anda sudah lama bergantung pada kacamata tebal atau lensa kontak dalam hampir setiap aktivitas. Tanpa alat bantu, penglihatan terasa buram bahkan untuk melihat benda yang jaraknya hanya beberapa langkah.

Ketergantungan ini sering menimbulkan keinginan untuk mencari solusi permanen. Namun, ketika mulai mempertimbangkan tindakan laser, muncul kekhawatiran baru: apakah prosedur tersebut aman untuk minus besar? Apakah kornea cukup kuat? Apakah hasilnya akan stabil?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang membuat banyak pasien ragu. Oleh karena itu, penting untuk memahami secara objektif apakah metode SILK Elita untuk minus tinggi memang dapat menjadi pilihan yang aman dan efektif, termasuk untuk kasus minus di atas 10 dengan SILK, berdasarkan bukti ilmiah dan pertimbangan medis yang tepat.

Baca Juga: Operasi LASIK Pakai BPJS? Seperti Ini Syaratnya

Berapa batas minus untuk pasien SILK?

SILK adalah prosedur koreksi mata dengan laser yang bekerja dengan cara membentuk lapisan tipis di dalam kornea, lalu mengeluarkannya melalui sayatan kecil. Sayatan ini sangat kecil, sehingga pemulihan biasanya lebih nyaman.

Berdasarkan penelitian klinis terbaru, prosedur seperti SILK umumnya efektif untuk minus ringan sampai minus tinggi, sekitar -8 hingga -10 dioptri. Banyak pasien dalam rentang ini mendapatkan penglihatan yang tajam dan stabil setelah tindakan.

Lalu bagaimana dengan minus di atas 10 dengan SILK? Secara umum, angka -10 sering dijadikan batas aman. Bukan berarti di atas itu pasti tidak bisa, tetapi risiko menjadi lebih besar karena jaringan kornea yang diambil lebih banyak.

Semakin tinggi minus, semakin banyak jaringan kornea yang perlu dikoreksi. Jika kornea terlalu tipis, prosedur ini bisa menjadi kurang aman. Oleh karena itu, pemeriksaan awal sangat penting sebelum menentukan apakah Anda cocok menjalani tindakan ini.

Baca Juga: Tingkat Keberhasilan Operasi LASIK, Benarkah Bisa Gagal?

Berapa batas silinder untuk pasien SILK?

Selain minus, banyak orang juga memiliki silinder (astigmatisme). SILK dapat mengoreksi minus sekaligus silinder dalam satu prosedur.

Penelitian menunjukkan bahwa koreksi silinder hingga sekitar -5 dioptri masih memberikan hasil yang baik. Setelah tindakan, banyak pasien mengalami peningkatan ketajaman penglihatan tanpa perlu kacamata.

Namun, keberhasilan koreksi silinder sangat bergantung pada bentuk kornea Anda. Dokter akan memeriksa bentuk dan ketebalan kornea secara detail sebelum menyatakan Anda layak menjalani prosedur.

Jika silinder terlalu tinggi atau bentuk kornea tidak normal, dokter mungkin akan menyarankan pilihan lain demi keamanan jangka panjang.

Baca Juga: Apakah Mata Minus Bisa LASIK? Apakah Biayanya Berbeda

Apa saja hal lain yang perlu diperhatikan terkait dengan kondisi mata?

Hal pertama yang diperiksa adalah ketebalan kornea. Ini sangat penting. Prosedur laser mengambil sebagian jaringan kornea, sehingga harus dipastikan masih ada sisa jaringan yang cukup agar mata tetap kuat dan stabil.

Hal kedua adalah kestabilan minus. Idealnya, ukuran minus Anda tidak berubah dalam satu tahun terakhir. Jika minus masih terus bertambah, tindakan sebaiknya ditunda.

Hal ketiga adalah kondisi retina, terutama pada pasien dengan minus tinggi. Orang dengan minus besar memiliki risiko gangguan retina yang lebih tinggi, sehingga pemeriksaan bagian dalam mata perlu dilakukan sebelum operasi.

Selain itu, kondisi mata kering juga perlu diperhatikan. Mata yang terlalu kering bisa memengaruhi kenyamanan dan hasil setelah tindakan.

Baca Juga: Apakah LASIK Bisa Sampai 2 Kali? Seperti Apa Kemungkinannya

Apakah hasilnya stabil pada minus tinggi?

Penelitian menunjukkan bahwa prosedur lenticule extraction seperti SILK memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Banyak pasien mencapai penglihatan yang tajam tanpa kacamata setelah operasi.

Teknik ini menggunakan sayatan kecil, sehingga gangguan pada permukaan mata lebih minimal dibanding metode lama. Risiko mata kering juga cenderung lebih rendah.

Namun, penting untuk dipahami bahwa tidak semua pasien minus tinggi otomatis cocok. Keamanan tetap menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu, istilah SILK untuk minus tinggi harus selalu disertai dengan evaluasi medis yang menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka minus saja.

Baca Juga: Manfaat LASIK Mata untuk Kehidupan Sehari-hari, Investasi Jangka Panjang

Kapan perlu mempertimbangkan alternatif?

perbandingan-risiko-ortho-k-dan-lasik

Jika minus Anda sangat tinggi, misalnya lebih dari -10 atau -12, dokter mungkin menyarankan prosedur lain seperti lensa tanam (Phakic IOL). Metode ini tidak mengurangi jaringan kornea sehingga sering lebih aman untuk minus ekstrem.

Pilihan terbaik tidak ditentukan hanya oleh angka minus, tetapi oleh kondisi mata secara keseluruhan.

Diskusi langsung dengan dokter mata akan membantu Anda memahami mana prosedur yang paling aman dan sesuai untuk kebutuhan Anda.

Baca Juga: Berapa Lama Proses Penyembuhan Setelah Operasi LASIK? Singkat Kok

SILK Elita dapat menjadi pilihan efektif untuk miopia tinggi hingga sekitar -10 dioptri dengan atau tanpa silinder. Untuk kasus minus di atas 10 dengan silk, keputusan sangat bergantung pada ketebalan dan stabilitas kornea.

Jika Anda ingin mengetahui apakah SILK untuk minus tinggi sesuai dengan kondisi mata Anda, lakukan pemeriksaan mata menyeluruh terlebih dahulu. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan koreksi refraksi modern dan konsultasi menyeluruh, kunjungi klinik mata IEC Eye Care Jakarta. Dengan evaluasi yang tepat dan teknologi presisi, peluang untuk terbebas dari kacamata tetap terbuka, bahkan bagi Anda dengan minus tinggi.

Referensi: 

  • Pérez-Santonja, J. J., Alió, J. L., Jiménez-Alfaro, I., & Zato, M. A. (2000). Surgical correction of severe myopia with an angle-supported phakic intraocular lens. Journal of Cataract and Refractive Surgery, 26(9), 1288–1302. https://doi.org/10.1016/s0886-3350(00)00543-5
  • Zhang, Y., Li, T., Li, Z., Dai, M., Wang, Q., & Xu, C. (2022). Clinical outcomes of single-step transepithelial photorefractive keratectomy and off-flap epipolis-laser in situ keratomileusis in moderate to high myopia: 12-month follow-up. BMC Ophthalmology, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12886-022-02443-6
  • Sachdev, M. S., Malik, R., Shetty, R., Khamar, P., Mehta, J. S., Gabric, I., Schwam, B. L., Wang, Y., & Laron, M. (2024). Clinical Results in Myopia/Myopia with Astigmatism Correction Using SILK®. Femtosecond Laser Assisted Lenticule Extraction, 453–460. https://doi.org/10.1007/978-3-031-60424-9_30
  • Chen, L., Khamar, P., Wang, Y., Fu, H., & Shetty, R. (2024). Evaluation of Higher-Order Aberrations After the Smooth Incision Lenticular Keratomileusis (SILKTM) Procedure Using the ELITATM Femtosecond Platform for Correction of Myopic and Astigmatic Refractive Errors. Clinical Ophthalmology, Volume 18, 2155–2166. https://doi.org/10.2147/opth.s466932
×