Skip to content

5 Kriteria Pasien yang Cocok Phakic IOL daripada LASIK

kriteria-pasien-yang-cocok-phakic-iol

Operasi mata dengan metode LASIK sering dianggap sebagai solusi utama untuk mengatasi rabun jauh atau mata minus. Namun, kenyataannya tidak semua orang memenuhi syarat untuk menjalani LASIK. Kondisi anatomi mata dan kesehatan permukaan mata sangat menentukan apakah prosedur ini aman dilakukan.

Di sinilah Phakic IOL menjadi salah satu alternatif penting. Prosedur ini menawarkan koreksi penglihatan tanpa mengubah struktur kornea, sehingga cocok untuk pasien dengan kondisi tertentu yang membuat LASIK berisiko.

Artikel ini akan membahas kriteria pasien yang lebih cocok menjalani Phakic IOL daripada LASIK, termasuk penjelasan medis yang perlu kamu pahami sebelum menentukan pilihan tindakan.

Baca Juga: SILK Elita vs Phakic IOL: Panduan Prosedur Berdasarkan Kornea

Mengapa Tidak Semua Orang Bisa LASIK?

 

LASIK bekerja dengan membentuk ulang kornea menggunakan laser. Agar prosedur ini aman, dibutuhkan ketebalan kornea yang cukup, permukaan mata yang sehat, serta derajat kelainan refraksi yang masih dalam batas aman.

Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, LASIK berisiko menyebabkan komplikasi seperti penglihatan buram berkepanjangan, mata kering berat, hingga gangguan bentuk kornea. Karena itu, dokter mata akan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum menyarankan tindakan.

Bagi pasien yang tidak memenuhi kriteria LASIK, Phakic IOL dapat menjadi pilihan koreksi penglihatan yang lebih aman.

Baca Juga: Syarat untuk Bisa Operasi LASIK, Adakah Maksimal Minus?

Sekilas Tentang Phakic IOL

sekilas-tentang-phakic-iol

Phakic IOL adalah prosedur bedah refraktif dengan menanamkan lensa buatan ke dalam mata tanpa mengangkat lensa alami. Lensa ini berfungsi membantu memfokuskan cahaya ke retina, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas. Berbeda dengan LASIK, Phakic IOL memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

  • Tidak mengikis atau membentuk ulang kornea
  • Cocok untuk kelainan refraksi tinggi
  • Dapat dilepas atau diganti jika diperlukan

Karena karakteristik tersebut, syarat Phakic IOL sangat berbeda dengan syarat LASIK.

Baca Juga: Apakah Tanam Lensa Phakic IOL Permanen atau Bisa Dilepas Kembali?

Syarat-syarat untuk Melakukan Prosedur Phakic IOL

syarat-phakic-iol

Phakic IOL kini telah menjadi alternatif LASIK yang telah banyak dilakukan. Namun, tidak semua orang dapat melakukan phakic IOL. Di bawah ini lima syarat untuk melakukan prosedur phakic IOL yang perlu Anda ketahui.

1. Pasien dengan Kornea Tipis

Salah satu alasan paling umum seseorang tidak bisa LASIK adalah kornea yang terlalu tipis. Pada LASIK, lapisan kornea harus dikikis untuk mengoreksi minus. Jika kornea tidak cukup tebal, tindakan ini bisa membahayakan stabilitas mata.

Banyak pasien bertanya, apakah kornea tipis bisa LASIK?
Dalam banyak kasus, jawabannya adalah tidak disarankan.

Phakic IOL menjadi solusi karena:

  • Tidak membutuhkan pengikisan kornea
  • Struktur kornea tetap utuh
  • Risiko gangguan bentuk kornea dapat dihindari

Bagi pasien dengan kornea tipis, Phakic IOL sering menjadi pilihan yang lebih aman secara medis.

2. Pasien dengan Mata Kering Kronis

Mata kering kronis merupakan kondisi di mana produksi air mata tidak cukup atau kualitasnya buruk. LASIK diketahui dapat memperparah mata kering karena prosedur ini memengaruhi saraf kornea yang berperan dalam produksi air mata.

Pasien dengan mata kering kronis berisiko mengalami:

  • Mata terasa perih dan panas setelah LASIK
  • Penglihatan fluktuatif
  • Proses pemulihan yang lebih lama

Phakic IOL lebih ramah untuk kondisi ini karena tidak mengganggu permukaan kornea. Dengan demikian, risiko memperparah mata kering bisa diminimalkan.

4. Pasien dengan Silinder Tinggi

Silinder tinggi atau astigmatisme berat juga bisa menjadi kendala untuk LASIK. Pada beberapa kondisi, pembentukan ulang kornea dengan laser tidak memberikan hasil yang maksimal atau stabil.

Phakic IOL dengan desain tertentu dapat membantu mengoreksi silinder tinggi secara lebih presisi. Hal ini menjadikannya pilihan yang layak bagi pasien dengan kombinasi minus dan silinder yang kompleks.

Namun, evaluasi detail tetap diperlukan untuk menentukan jenis lensa yang paling sesuai dengan kondisi mata pasien.

5. Pasien yang Menginginkan Prosedur Reversible

LASIK bersifat permanen karena mengubah bentuk kornea secara irreversibel. Sebaliknya, Phakic IOL dikenal sebagai prosedur yang bersifat reversible.

Artinya:

  • Lensa dapat dilepas atau diganti jika terjadi perubahan kondisi mata
  • Memberi fleksibilitas jangka panjang
  • Cocok untuk pasien usia muda dengan kemungkinan perubahan refraksi di masa depan

Bagi sebagian pasien, faktor reversibilitas ini menjadi pertimbangan penting dalam memilih metode koreksi penglihatan.

Baca Juga: Cara Senam Mata Minus, Benar Efektif Hilangkan Minus?

Tidak semua mata cocok untuk LASIK. Kondisi seperti kornea tipis, mata kering kronis, minus sangat tinggi, dan silinder tinggi membuat Phakic IOL menjadi pilihan yang lebih aman dan efektif bagi sebagian pasien.

Dengan memahami syarat Phakic IOL, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih tepat untuk kesehatan mata jangka panjang. Konsultasikan kondisi matamu dengan dokter spesialis mata agar mendapatkan rekomendasi tindakan yang sesuai dengan kebutuhan dan keamanan mata kamu.

Lakukan pemeriksaan mata menyeluruh di klinik mata IEC Eye Care. Deteksi dini kelainan refraksi dan dapatkan penanganan medis terbaik oleh dokter spesialis mata profesional yang berpengalaman.

Referensi:

×