Skip to content

7 Makanan Penyebab Katarak yang Perlu Kamu Waspadai

makanan-penyebab-katarak

Katarak sering dianggap sebagai masalah mata yang hanya terjadi akibat proses penuaan. Padahal, perkembangan katarak tidak hanya dipengaruhi oleh usia, tetapi juga oleh gaya hidup dan pola makan sehari-hari. Apa yang Anda konsumsi secara rutin dapat berdampak langsung pada kesehatan lensa mata.

Lensa mata membutuhkan kondisi yang stabil, jernih, dan terlindungi dari stres oksidatif agar tetap berfungsi optimal. Konsumsi makanan tertentu secara berlebihan, terutama yang tinggi gula, lemak tidak sehat, dan zat aditif, dapat mempercepat kerusakan lensa mata dan meningkatkan risiko terjadinya katarak.

Melalui artikel ini, kita akan mengulas berbagai makanan penyebab katarak yang sebaiknya Anda batasi, disertai penjelasan medis agar Anda dapat lebih memahami pentingnya menjaga pola makan demi kesehatan mata jangka panjang.

Baca juga: Pantangan & Larangan Pasca Operasi Katarak, Wajib Dipatuhi

Daftar Makanan yang Bisa Jadi Pemicu/Penyebab Katarak

Katarak terjadi ketika protein di dalam lensa mata mengalami perubahan struktur dan menggumpal, sehingga lensa menjadi keruh dan menghalangi cahaya masuk ke retina.

Salah satu pemicu utama proses ini adalah stres oksidatif, yaitu kondisi saat jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kemampuan antioksidan untuk menetralkannya. Selain itu, pada sebuah penelitian juga disebutkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara metabolisme glukosa abnormal dengan peningkatan risiko terhadap katarak. 

Metabolisme tubuh sangat dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Di bawah ini, beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan risiko Anda terhadap katarak.

1. Ultra Processed Food

ultra-process-food-penyebab-katarak

Makanan ultra proses umumnya mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi. Makanan ini dapat meningkatkan stres oksidatif dan inflamasi, yang keduanya dapat berbahaya terhadap kesehatan mata. Makanan ultra proses mengandung sedikit antioksidan. Kebiasaan konsumsi makanan ultra proses dapat merusak protein lensa dan meningkatkan risiko katarak.

2. Makanan yang Digoreng

makanan-goreng-penyebab-katarak

Sama dengan makanan ultra proses, makanan yang digoreng umumnya mengandung lemak jenuh yang tinggi dan minyak yang dapat meningkatkan stres oksidatif pada mata. Makanan yang digoreng mengandung antioksidan yang sangat rendah, sehingga tidak mampu menangkal radikal bebas pada mata. Selain itu, konsumsi makanan yang digoreng secara rutin juga dapat merusak protein lensa mata dan meningkatkan kerusakan oksidatif pada mata. Hal ini tentunya dapat meningkatkan risiko Anda terhadap katarak.

Baca juga: Penyebab Ablasi Retina dan Gejalanya, Kapan Harus ke Dokter?

3. Daging Merah dan Daging Olahan

daging-olahan-penyebab-katarak

Jika daging dengan kandungan lemak yang rendah dapat mendukung konsumsi gizi seimbang, ternyata daging merah dan daging olahan justru bersifat sebaliknya. Daging merah dan daging olahan mengandung lemak saturasi dan pengawet yang tinggi. Hal ini dapat meningkatkan stres oksidatif yang tinggi pada tubuh. 

Makanan daging olahan seperti sosis dan kornet dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular. Tak hanya itu, jenis makanan ini juga dapat meningkatkan risiko kerusakan mata, salah satunya katarak. 

4. Makanan Manis

makanan-manis-penyebab-katarak

Tak hanya makanan yang digoreng atau daging olahan, makanan manis juga ternyata dapat meningkatkan risiko Anda terhadap katarak. Makanan manis dapat meningkatkan gula darah Anda secara drastis. Hal ini dapat merusak protein pada lensa mata yang disebut juga dengan proses glikasi dan dapat menyebabkan penglihatan yang berawan, hingga penglihatan yang semakin buram seiring berjalannya waktu.

5. Makanan Tinggi Sodium

makanan-tinggi-sodium-penuebab-katarak

Makanan dengan kandungan sodium yang tinggi ternyata juga dapat menurunkan kesehatan mata. Makanan yang tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi keseimbangan cairan pada lensa mata. Beberapa contoh makanan yang tinggi sodium seperti makanan kaleng, daging olahan, dan masih banyak lagi.

6. Gandum Olahan

gandum-olahan-penyebab-katarak

Gandum olahan seperti roti, pasta, hingga pastry juga menjadi salah satu makanan penyebab katarak. Makanan jenis ini dapat meningkatkan indeks glikemik yang mengakibatkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat. Konsumsi rutin jenis makanan ini dapat meningkatkan risiko glikasi pada lensa mata, hal yang sama yang terjadi pada dampak makanan manis. Gandum olahan juga mengandung lebih sedikit serat dan gizi yang dapat mendukung kesehatan mata. 

7. Alkohol

alkohol-penyebab-katarak

Kebiasaan konsumsi alkohol juga dikaitkan erat terhadap peningkatan risiko terhadap katarak. Alkohol dapat meningkatkan stres oksidatif secara signifikan pada tubuh. Hal ini menyebabkan kerusakan pada protein dan serat lensa mata seiring berjalannya waktu.

Kandungan gula yang tinggi pada minuman beralkohol juga dapat meningkatkan indeks glikemik yang dapat menurunkan kesehatan mata.

Baca juga: Perbedaan Katarak dan Glaukoma, Perlu Waspadai Keduanya

Katarak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor usia, tetapi juga oleh kebiasaan hidup, termasuk pola makan sehari-hari. Membatasi konsumsi makanan penyebab katarak dan menerapkan pola makan sehat merupakan langkah penting untuk menjaga kejernihan lensa mata.

Jika Anda ingin memastikan kondisi kesehatan mata atau membutuhkan konsultasi lebih lanjut, klinik IEC Eye Care siap membantu dengan layanan pemeriksaan mata komprehensif dan penanganan dokter spesialis mata berpengalaman.

Referensi:

×