Skip to content

Terapi Lensa Prisma, Solusi Mata Juling Tanpa Operasi?

Mata juling atau strabismus adalah kondisi ketika kedua mata tidak sejajar dan tidak melihat ke arah yang sama. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat menimbulkan penglihatan ganda, sakit kepala, atau kelelahan mata, meskipun pada anak-anak sering kali tidak disadari sejak awal.

Selain operasi, ada pilihan terapi non-bedah yang bisa membantu, salah satunya adalah penggunaan lensa prisma mata. Terapi ini umumnya diberikan dalam bentuk kacamata juling khusus yang dirancang untuk membantu menyelaraskan penglihatan dan mengurangi gejala.

Pendekatan ini sering menjadi bagian dari terapi mata juling yang lebih komprehensif, terutama untuk kasus sudut kecil atau kondisi tertentu pada orang dewasa. Lalu, bagaimana sebenarnya lensa prisma bekerja dan siapa saja yang cocok menggunakannya?

Apa Itu Lensa Prisma dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Prisma adalah lensa khusus yang dapat membelokkan cahaya sebelum masuk ke mata. Dengan membelokkan cahaya tersebut, gambar yang dilihat mata dapat “dipindahkan” sehingga sejajar dengan mata yang lainnya.

Berbeda dari lensa minus atau plus yang mengoreksi rabun, lensa prisma mata bekerja dengan mengubah arah cahaya. Artinya, prisma tidak memperbaiki otot mata secara langsung, tetapi membantu otak menerima dua gambar yang lebih selaras sehingga mengurangi penglihatan ganda.

Dalam praktik klinis, prisma dapat dipasang permanen di dalam lensa kacamata atau berupa prisma tempel (Fresnel prism) yang ditempel di permukaan lensa. Metode ini sering digunakan pada kasus strabismus sudut kecil atau untuk membantu evaluasi sebelum tindakan lanjutan.

Selain itu, prisma juga digunakan dalam bidang neuro-optometri dan terapi penglihatan untuk membantu pasien yang mengalami gangguan keseimbangan visual akibat cedera otak atau gangguan neurologis. 

Baca juga: Penyebab dan Jenis Mata Juling

Kondisi Juling yang Bisa Dibantu dengan Kacamata Prisma

komplikasi-mata-juling

Tidak semua jenis mata juling cocok ditangani dengan prisma. Prisma umumnya efektif pada strabismus dengan sudut kecil dan kondisi yang stabil.

Pada orang dewasa yang mengalami penglihatan ganda akibat kelumpuhan saraf mata ringan atau perubahan posisi mata setelah stroke, kacamata juling dengan prisma dapat membantu mengurangi atau menghilangkan diplopia. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

Prisma juga dapat digunakan pada pasien dengan dekompensasi foria, yaitu kondisi di mana mata awalnya mampu mempertahankan kesejajaran, tetapi kemudian menjadi tidak stabil. Dalam kasus ini, terapi mata juling dengan prisma dapat membantu mempertahankan kenyamanan visual tanpa perlu operasi.

Namun, untuk strabismus dengan sudut besar atau kondisi yang progresif, prisma biasanya hanya bersifat sementara. Untuk kondisi ini, operasi tetap menjadi pilihan utama jika deviasi mata terlalu besar atau tidak responsif terhadap terapi konservatif.

Baca juga: Operasi Strabismus

Kelebihan dan Kekurangan Terapi Non-Bedah

Salah satu kelebihan utama penggunaan lensa prisma mata adalah sifatnya yang non-invasif. Pasien tidak perlu menjalani prosedur bedah, sehingga risiko komplikasi operasi seperti infeksi atau overcorrection dapat dihindari.

Selain itu, prisma dapat disesuaikan dan diubah sesuai perkembangan kondisi pasien. Dalam beberapa kasus, prisma digunakan sebagai solusi jangka panjang, tetapi pada kasus lain bisa menjadi alat diagnostik untuk menilai kemungkinan keberhasilan operasi di masa depan.

Namun, terapi ini juga memiliki keterbatasan. Prisma tidak memperbaiki penyebab dasar gangguan otot mata, sehingga pada sudut besar atau kondisi yang memburuk, efektivitasnya terbatas. Beberapa pasien juga melaporkan distorsi ringan atau penurunan ketajaman visual saat pertama kali menggunakan prisma.

Kekurangan lainnya adalah ketergantungan pada kacamata. Jika kacamata dilepas, gejala dapat kembali muncul. Oleh karena itu, pemilihan pasien akan terapi untuk kondisi ini harus dilakukan melalui pemeriksaan menyeluruh oleh dokter mata atau dokter spesialis mata anak dan strabismus.

Baca juga: Bisakah Mata Juling Disembuhkan pada Orang Dewasa?

Bagaimana Proses Pemeriksaan dan Penyesuaiannya?

Sebelum mendapatkan kacamata juling dengan prisma, pasien akan menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk mengukur sudut deviasi mata. Dokter biasanya menggunakan alat khusus seperti prism bar untuk menentukan besar prisma yang dibutuhkan.

Jika sudut deviasi kecil dan stabil, prisma dapat langsung diresepkan dalam lensa kacamata permanen. Pada kondisi tertentu, dokter mungkin menggunakan prisma Fresnel terlebih dahulu untuk melihat respons pasien sebelum membuat lensa definitif.

Penyesuaian mungkin diperlukan dalam beberapa minggu pertama penggunaan. Pasien akan diminta kontrol berkala untuk memastikan prisma memberikan kenyamanan optimal dan tidak menimbulkan efek samping visual yang signifikan.

Dalam pendekatan yang lebih komprehensif, terapi mata juling dapat dikombinasikan dengan latihan penglihatan atau terapi visual untuk membantu meningkatkan koordinasi kedua mata.

Baca juga: Perbedaan Mata Juling dan Mata Malas

Apakah Lensa Prisma Bisa Menggantikan Operasi?

Banyak pasien bertanya apakah prisma bisa sepenuhnya menggantikan operasi. Jawabannya tergantung pada jenis dan derajat strabismus yang dialami.

Pada kasus sudut kecil dan kondisi stabil, prisma dapat menjadi solusi jangka panjang tanpa perlu pembedahan. Namun, pada sudut besar atau gangguan otot yang signifikan, prisma umumnya tidak cukup untuk menyelaraskan mata secara optimal.

Menurut panduan klinis internasional, tujuan utama penggunaan prisma adalah mengurangi gejala seperti penglihatan ganda dan meningkatkan fungsi visual. Keputusan antara terapi konservatif dan operasi harus didasarkan pada evaluasi individual yang menyeluruh.

Terapi dengan lensa prisma mata merupakan solusi non-bedah yang efektif untuk beberapa jenis mata juling, terutama pada kasus sudut kecil atau diplopia pada orang dewasa. Dengan membelokkan cahaya agar gambar sejajar, prisma membantu otak menerima dua gambar yang lebih sinkron.

Sebagai bagian dari terapi mata juling, penggunaan kacamata juling dengan prisma dapat meningkatkan kenyamanan visual dan kualitas hidup tanpa harus langsung menjalani operasi. Meski demikian, terapi ini memiliki keterbatasan dan tidak cocok untuk semua kondisi.

Maka itu, pemeriksaan mata menyeluruh oleh dokter mata sangat penting sebelum memutuskan pilihan terapi. Anda bisa datang langsung ke klinik mata IEC Eye Care untuk berkonsultasi dengan ahli medis profesional mengenai kondisi mata Anda. Dengan pendekatan yang tepat, banyak pasien dapat memperoleh perbaikan signifikan tanpa prosedur bedah.

Referensi: 

  • Huang, S., Zhong, X., Quan, C., & Zhang, M. (2025). Non-surgical treatment of strabismus in children: a review of recent advances. Frontiers in Medicine, 12. https://doi.org/10.3389/fmed.2025.1582284
  • Prisms – American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus. (2026). Aapos.org. https://engage.aapos.org/glossary/prisms
  • russ. (2021, August 2). Optometrists Network. Optometrists.org. https://www.optometrists.org/vision-therapy/neuro-optometry/what-are-prism-lenses/how-are-prisms-used-in-vision-therapy/
  • in. (2015, October 14). Strabismus: Correction of small-angle strabismus in adults with diplopia. American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/education/disease-review/strabismus-correction-of-small-angle-strabismus-in
  • Strabismus treatment. (2025, February 19). USZ. https://www.usz.ch/en/department/ophthalmology/service/strabismus-treatment/

 

×