Operasi strabismus atau yang dikenal dengan operasi juling adalah langkah besar untuk mengoreksi kesejajaran mata. Prosedur ini tidak hanya memperbaiki penampilan, tetapi juga meningkatkan fungsi penglihatan binokular dan kualitas hidup penderitanya.
Namun, keberhasilan operasi sangat bergantung pada bagaimana Anda menjalani masa pemulihan. Memahami proses penyembuhan operasi juling akan membantu Anda melewati fase ini dengan nyaman dan meminimalkan risiko komplikasi.
Setelah operasi, perjalanan menuju pemulihan baru saja dimulai. Mata Anda membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan menyembuhkan diri. Artikel ini akan memandu Anda melalui berbagai hal yang perlu dilakukan (do’s) dan pantangan setelah operasi mata (don’ts) agar proses perawatan mata pasca bedah berjalan optimal.
Dengan mengikuti panduan yang tepat, Anda dapat mempercepat penyembuhan dan segera merasakan manfaat penuh dari operasi yang telah dijalani.
Apa yang Dirasakan Mata setelah Operasi?
Pada hari-hari pertama pasca operasi, mata akan terlihat merah dan sedikit bengkak. Kondisi ini adalah hal yang sangat umum terjadi dan akan berangsur-angsur membaik dalam beberapa hari. Biasanya, mata sudah bisa terbuka penuh dalam waktu dua hari setelah operasi.
Selain kemerahan, Anda mungkin merasakan sensasi goresan atau rasa tidak nyaman saat menggerakkan mata. Sensasi ini wajar karena ada jahitan yang akan larut dengan sendirinya.
Beberapa pasien juga mengalami penglihatan ganda (diplopia) setelah operasi, terutama pada orang dewasa dan anak di atas usia 6 tahun. Kondisi ini umum terjadi dan biasanya akan menghilang dalam beberapa hari seiring otak menyesuaikan diri dengan posisi mata yang baru.
Mata juga bisa menjadi lebih sensitif terhadap cahaya (fotofobia). Anda mungkin melihat sedikit cairan bercampur darah dari mata, yang merupakan bagian dari proses penyembuhan normal. Jika rasa tidak nyaman cukup mengganggu, Anda dapat mengompres mata dengan waslap bersih dan lembap yang dingin secara perlahan agar Anda merasa lebih nyaman.
Baca juga: Apa itu Strabismus?
Aktivitas yang Harus Dihindari selama Masa Pemulihan
Menjaga mata tetap aman selama masa pemulihan adalah prioritas utama. Salah satu pantangan terbesar adalah berenang. Para ahli bedah mata menyarankan untuk tidak berenang setidaknya selama dua minggu setelah operasi untuk mencegah risiko infeksi dari air yang mungkin mengandung kuman. Hindari juga bermain di kotak pasir atau area berdebu selama periode yang sama.
Kebersihan diri juga perlu diperhatikan. Anda diperbolehkan mandi dan keramas, tetapi harus sangat berhati-hati agar air tidak masuk ke mata. Disarankan untuk mencuci rambut dengan posisi menunduk ke belakang dan menghindari percikan air langsung ke wajah . Setelah operasi, sangat penting untuk tidak menggosok atau menekan mata, karena dapat mengganggu proses penyembuhan dan jahitan.
Untuk anak-anak yang menjalani operasi, mereka biasanya dapat kembali ke sekolah atau tempat penitipan anak dalam satu atau dua hari setelah operasi. Namun, untuk aktivitas fisik seperti olahraga, sebaiknya ditunda setidaknya satu minggu hingga kondisi mata lebih stabil. Pasien dewasa juga disarankan untuk tidak langsung memakai lensa kontak hingga dua minggu pasca operasi atau sampai dokter memberikan izin.
Baca juga: Operasi Strabismus
Cara yang Benar Menggunakan Obat Tetes Mata Pasca Operasi
Dokter biasanya akan meresepkan obat tetes mata untuk membantu proses penyembuhan dan mencegah infeksi. Obat ini bisa berupa antibiotik, antiinflamasi, atau kortikosteroid yang bekerja mengurangi peradangan dan pembengkakan. Penggunaan obat tetes mata yang tepat adalah kunci utama perawatan mata pasca bedah yang sukses.
Sebelum meneteskan obat, cuci tangan Anda hingga bersih. Miringkan kepala ke belakang, lihat ke atas, dan tarik perlahan kelopak mata bawah untuk membentuk kantong kecil. Teteskan satu tetes obat ke dalam kantong tersebut tanpa menyentuhkan ujung botol ke mata atau bulu mata untuk menghindari kontaminasi. Setelah meneteskan obat, tutup mata perlahan dan tekan ringan sudut mata dekat hidung selama 1-2 menit. Hal ini membantu obat tetap berada di mata dan mencegahnya mengalir keluar.
Jika Anda diresepkan lebih dari satu jenis obat tetes atau salep, beri jarak sekitar 5-10 menit antara aplikasi satu dengan lainnya. Gunakan obat tetes mata secara rutin pada waktu yang sama setiap hari sesuai petunjuk dokter. Jangan menghentikan penggunaan obat meskipun mata terasa lebih baik tanpa berkonsultasi terlebih dahulu, karena beberapa kondisi dapat memburuk jika pengobatan dihentikan secara tiba-tiba.
Baca juga: Bisakah Mata Juling Sembuh pada Orang Dewasa?
Rekomendasi Jadwal Kontrol Rutin ke Dokter Mata
Kontrol pasca operasi adalah bagian penting yang tidak boleh dilewatkan dalam proses penyembuhan operasi juling. Kunjungan ini memungkinkan dokter mata untuk memantau perkembangan penyembuhan, memastikan tidak ada infeksi, dan mengevaluasi hasil koreksi strabismus. Umumnya, janji temu pertama dengan dokter bedah mata akan dijadwalkan sekitar 1 hingga 2 ming`gu setelah operasi.
Pada saat kontrol, dokter akan memeriksa kesejajaran mata, tekanan intraokular, dan kondisi jahitan. Ini juga saat yang tepat bagi Anda untuk menanyakan berbagai hal seperti kapan bisa kembali beraktivitas normal sepenuhnya atau jika ada kekhawatiran tentang penglihatan ganda yang masih dirasakan. Untuk pasien dengan kondisi tertentu, seperti riwayat tekanan bola mata tinggi, pemantauan rutin menjadi semakin krusial.
Segera hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami tanda-tanda bahaya seperti demam tinggi di atas 38,3°C, peningkatan kemerahan atau pembengkakan yang signifikan, nyeri yang tak tertahankan, atau jika mata kembali terlihat tidak sejajar. Deteksi dini terhadap komplikasi dapat mencegah masalah yang lebih serius dan memastikan hasil operasi yang optimal dalam jangka panjang.
Masa pemulihan pasca operasi strabismus adalah fase krusial yang menentukan keberhasilan jangka panjang dari tindakan bedah yang telah dilakukan. Dengan memahami sensasi normal yang akan dirasakan, disiplin menjalani perawatan mata pasca bedah, serta mematuhi semua pantangan setelah operasi mata, Anda memberikan kesempatan terbaik bagi mata untuk menyembuhkan diri secara optimal.
Jangan ragu untuk selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis mata jika muncul pertanyaan atau kekhawatiran selama masa pemulihan. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat segera merasakan peningkatan kualitas penglihatan dan kepercayaan diri setelah operasi. Kunjungi klinik mata IEC Eye Care Jakarta untuk mendapatkan konsultasi yang tepat.
Referensi:
- What to Expect After Strabismus (Eye Muscle) Surgery. (2026). Abceyes.com. https://abceyes.com/expect-strabismus-eye-muscle-surgery-3/
- Clinic, C. (2023, September 8). Strabismus surgery, or eye muscle surgery, treats misaligned eyes through shortening or tightening the muscles by cutting them or folding them over. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/24488-strabismus-surgery
- NHS website. (2017, October). Surgery. Nhs.uk. https://www.nhs.uk/conditions/squint/surgery/
- Strabismus Surgery Complications – EyeWiki. (2025, November 15). Eyewiki.org. https://eyewiki.org/Strabismus_Surgery_Complications
- Post-operative Care Following Squint Surgery in Children | Hull University Teaching Hospitals NHS Trust. (2020, August 13). Hull University Teaching Hospitals NHS Trust. https://www.hey.nhs.uk/patient-leaflet/post-operative-care-following-squint-surgery-in-children/





































